500 UMKM Lokal Diprioritaskan Dapat Lapak di KEK Mandalika | SUARANTB.com

500 UMKM Lokal Diprioritaskan Dapat Lapak di KEK Mandalika | SUARANTB.com

500 UMKM Lokal Diprioritaskan Dapat Lapak di KEK Mandalika500 UMKM Lokal Diprioritaskan Dapat Lapak di KEK Mandalika

Kawasan Mandalika (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 500 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal akan diprioritaskan mendapatkan lapak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Para… 500 UMKM Lokal Diprioritaskan Dapat Lapak di KEK Mandalika

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 500 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal akan diprioritaskan mendapatkan lapak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Para pedagang kecil yang berasal dari kawasan Kuta akan diprioritaskan untuk mencegah munculnya gejolak.

‘);
}());

“Banyak yang minta di sini. Tapi  kan supaya jangan terjadi tidak pas di kawasan wisata. Sehingga orang sekitar diutamakan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, L. Saswadi ketika dikonfirmasi di Kantor Gubernur, kemarin.

Ia menyebutkan, jumlah lapak yang dibangun di sentra UMKM KEK Mandalika sekitar 500 unit. Sentra UMKM ini akan diperuntukkan bagi 500 pelaku UMKM untuk berjualan di kawasan pariwisata nasional tersebut.

Saswadi menambahkan, para pelaku UMKM di kawasan Kuta yang akan diprioritaskan terlebih dahulu. Jika ada sisa dari 500 lapak tersbeut baru kemudian diperuntukkan bagi pelkau UMKM yang beraada di luar daerah Kuta.

Ia  mengatakan sentra UMKM di KEK Mandalika itu akan beroperasi Mei mendatang. ‘’Kita hanya mendidik UMKM saja, yang menyiapkan lahan dan lapak  adalah ITDC,’’ katanya.

Dalam mendukung akses permodalan dan SDM UMKM di KEK Mandalika, mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip ini menyatakan dalam waktu dekat akan ada Memorandum of Understanding (MoU) antara Gubernur NTB dengan Menteri Koperasi dan UMKM terkait dengan pelaksanaan Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB).

MoU tersebut menjadi payung hukum untuk melanjutkan program pinjaman dana bergulir di NTB. Ia menjelaskan, setelah dilakukan MoU, maka dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Direktur LPDB dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

‘’Itu alas untuk kami di daerah melanjutkan  program pinjaman dana bergulir itu. Dan dari Kementerian Koperasi sudah sanggup, sampai menteri turun ke KEK Mandalika. Untuk mendidik SDM yang akan melakukan ikhtiar usaha di KEK Mandalika.  Kalau ini dalam bentuk, di luar permodalan juga peningkatan SDM,’’ terangnya. (nas)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.