Awas, Jangan Tertipu Diskon

Awas, Jangan Tertipu Diskon

Lombok.Biz – Info Lombok. Pada Ramadan mendatang, terutama jelang lebaran, pajangan bertuliskan diskon akan sering dijumpai di toko-toko. Terutama toko pakaian. Namun, percaya dengan diskon seringkali membuat pembeli tersesat.

Andi, mantan produsen pernak pernik membeberkan, untuk menjual barangnya supaya laku, ia pernah menitipkan barang di toko yang ada di sebuah mall. “Tahukah anda berapa persen yang diminta toko untuk biaya konsinyasi? 40 persen,” terangnya.

Biaya konsinyasi itu hampir setengah harga. Berarti bila barang yang dijual sekitar 5.000 rupiah, bila sudah dijual di toko itu harga barang menjadi 7.000 rupiah. “Bagaimana bila barang yang saya titipkan, yang memiliki nilai wajar ratusan ribu rupiah, dijual disana,” ungkapnya.

Jika dikaitkan dengan diskon, rata-rata toko dan pusat perbelanjaan memotong harganya sekitar 20-40 persen. “Apakah berarti mereka rugi? Tidak,” jelas pria berbadan tinggi ini.

Dikatakan, toko tersebut tetap untung. Karena nilai asli barang itu memang tidak sebesar yang dikira oleh pembeli. “Tapi saya tidak mengatakan jangan beli barang diskon lho ya. Namun hanya memperlihatkan mekanisme toko, pasar, ataupun pusat perbelanjaan dengan promosi diskonnya,” tegasnya.

Ia menyarankan, prinsip dasarnya adalah beli apa yang dibutuhkan, bukan inginkan. Andi menceritakan, tidak semua barang diskon juga menipu pembeli. Sebab, ada juga toko yang benar-benar memberi diskon. Tapi jumlahnya sedikit.

“Biasanya berupa produk fashion ataupun makanan dalam kemasan. Mengapa pihak toko berani menjual dengan harga dibawah harga wajar? jawabannya adalah: cuci gudang,” tuturnya.

Bagi pemilik toko, barang yang menumpuk di gudang adalah cost. Pihak toko akan mengalami kerugian bila barang menumpuk di gudang dalam waktu lama. Karena bisa saja barang itu rusak, dan juga akan ada barang baru yang datang.

Sehingga, lanjut Andi, biasanya untuk produk yang selalu berganti atau selalu up to date biasanya ada program cuci gudang dari toko. “Namun jangan senang dulu, barang yang diikut sertakan dalam promo cuci gudang adalah barang sisa, stok lama, ataupun barang yang tak laku dijual,” ungkapnya buka-bukaan.

Sehingga, pembeli sebaiknya cermat memilih barang di program cuci gudang. Jika cermat memilih, bisa saja barang yang didapatkan bagus. “Tapi kalau buru-buru, besar kemungkinan mendapat barang jelek. Baru sampai rumah, hanya rasa kecewa yang ada,” tandasnya.

Sumber : lombokpost.co.id

Recent search terms:

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply