Ini Cerita Ditemukannya Tiga Gadis Cantik Asal Praya Menghilang

Ini Cerita Ditemukannya Tiga Gadis Cantik Asal Praya Menghilang
Kisah pencarian tiga gadis cantik asal Praya Lombok Tengah yang diberitakan hilang beberapa hari lalu akhirnya berakhir

Lombok.biz – Info Lombok. LOMBOK TENGAH – Kisah pencarian tiga gadis cantik asal Praya Lombok Tengah yang diberitakan hilang beberapa hari lalu akhirnya berakhir.

“Ketiga gadis yang dikabarkan hilang kemarin, sudah ditemukan pada Senin malam. Saat ini mereka sudah diamankan di Polsek Praya,” terang IPTU Dewa, Kapolsek Praya, Lombok Tengah, Selasa (20/12/2016).

Menurut Kapolsek, berdasarkan hasil keterangan dari ketiga gadis tersebut, informasi hilangnya ketiga gadis itu berawal pada Sabtu (17/12/2016) pekan lalu, sekitar pukul 18.00 wita. Setelah mereka latihan basket di sekolahnya. Ketiganya berangkat ke rumah temannya Ema di Sengkol kecamatan Pujut menggunakan 2 unit sepeda motor. Setelah bertemu Ema di rumahnya ketiga gadis tersebut mengajak Ema ke Praya.

Kemudian lanjut Kapolsek, sepeda motor yang di kendarai oleh Linda bocor di Sengkol, setelah selesai menembel ban keempat orang tersebut tiba di Praya sekitar pukul 20.00 wita dan makan malam di Cafe Been sampai pukul 22.00 wita.

Diungkapkan Kapolsek, keempat gadis tersebut tidak berani pulang rumah, memutuskan menginap di kos temannya bernama Santika yang berlokasi di kampung Mujahidin kelurahan Prapen Praya. Keesokan harinya pada hari Minggu (18/12/2016) sekitar pukul 05. 30 wita. Nur Alinda dan Elsa Mayorita keluar ke rumah temannya Ratna yang berlokasi di Meteng kelurahan Prapen Praya untuk meminjam pakaian dan kembali ke kosnya Santika untuk menjemput rekannya di kosnya Santika. Dikatakan Kapolsek, setelah itu ketiga gadis tersebut berangkat menuju ke Mataram sedangkan Ema tidak ikut dan tinggal di kosnya Santika. Setibanya di Mataram ketiganya yakni Linda Elsa dan Hana mencari kos kosan untuk mengontrak yang berlokasi di Lingkungan Gedur Karang Bata Utara kecamatan Cakranegara Kota Mataram. Sementara ketiga gadis tersebut tidak tahu nama pemilik kos, dan mengontrak Rp 600.000 satu bulan.

Setelah satu malam menginap di kos kosan di Mataram tersebut, Linda di telpon keluarganya bahwa neneknya dalam keadaan sakit keras dan saat ini di rawat di RSI Yatofa sehingga Linda tidak nyaman dan ingin pulang.

Pada Senin (19/12/2016) sekitar pukul 20.00 wita ketiga anak tersebut meminta bantuan ke tetangga kosnya menelpon taksi untuk pulang, sehingga ketiga anak tersebut kembali ke Praya menggunakan taksi menuju RSI Yatofa. Sesampainya di IPDN Praya Linda di telpon kembali oleh keluarganya dan di sarankan untuk pulang.

“Setiba di rumahnya Linda, di kmpung Gerintuk kelurahan Renteng Praya, ketiga anak tersebut masuk ke rumah neneknya Linda dan pada saat itu keluarga Linda menelpon Bhabinkamtibmas kelurahan Renteng dan ketiga anak tersebut di amankan di Polsek Praya,” tutur Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, ketiga gadis asal Praya tersebut diketahui menghilang dari laporan polisi yang dibuat salah seorang keluarga gadis itu, yaitu Samsudin asal Lingkungan Juring Kelurahan Renteng Praya, bahwa ketiga gadis cantik itu hilang pada Jumat 16 Desember 2016 lalu sekitar pukul 22.00 wita. (pino/red) (mataramnews)

Recent search terms:

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.