Jatah akan Dikurangi, Pemerintah Berencana Gratiskan Raskin | SUARANTB.com

Jatah akan Dikurangi, Pemerintah Berencana Gratiskan Raskin | SUARANTB.com

Jatah akan Dikurangi, Pemerintah Berencana Gratiskan RaskinJatah akan Dikurangi, Pemerintah Berencana Gratiskan Raskin

Ilustrasi Penyaluran Raskin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat berencana menggratiskan beras sejahtera untuk masyarakat miskin. Artinya, masyarakat miskin tak perlu lagi menebus raskin. Tetapi, jatah untuk… Jatah akan Dikurangi, Pemerintah Berencana Gratiskan Raskin

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat berencana menggratiskan beras sejahtera untuk masyarakat miskin. Artinya, masyarakat miskin tak perlu lagi menebus raskin. Tetapi, jatah untuk masing-masing keluarga penerima manfaat akan dikurangi, dari 15 Kg menjadi 10 Kg per bulan.

‘);
}());

Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH menyatakan, informasi mengenai penggratisan raskin bagi masyarakat kurang mampu ini baru diperoleh secara lisan dari pusat.

‘’Informasi lisan kita dapat dari  pusat,  rastra  akan digratiskan akan tetapi jatah masing masing penerima manfaat dikurangi dari 15 kg menjadi 10 kg. Tapi surat resminya saya belum terima,’’ kata Khalik dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 11 Januari 2018 siang.

Jika raskin/rastra digratiskan, kata Khalik maka keluarga kurang mampu yang menjadi penerima manfaat tidak dibingungkan lagi dengan mencari uang untuk menebus atau membayar raskin ketika didistribusikan.

Jika pola ini dipakai, kata Khalik maka akan menguntungkan masyarakat penerima manfaat. Karena mereka tidak lagi menyiapkan dana untuk membayar raskin tersebut.

‘’Apalagi selama ini ada dugaan mereka malah mengijonkan beras  mereka ke orang lain dengan  meminjam uang untuk  membayar. Jadi, ke depan  jumlah jatah dikurangi tapi gratis,’’ ucapnya.

Untuk penyaluran raskin tahun 2017, pihaknya masih menunggu pagu dan petunjuk dari pusat. Informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait jumlah raskin/rastra yang akan diterima keluarga penerima manfaat masih menunggu pedoman umum.

‘’Jadi masih info yang  kita tunggu pedoman lebih lanjut untuk  masing-masing penerima manfaat 10 kg dan digratiskan,’’ ucapnya.

Informasi yang diperoleh, ada lima kabupaten/kota yang akan menerima rastra/raskin dari Januari – Desember 2018. Yakni Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa dan Bima. Sedangkan Lombok Timur, akan menerima rastra/raskin dari Januari – Juni 2018. Dari bulan Juli – Desember akan menerima dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).

‘’Sedangkan Kabupaten Sumbawa barat, Dompu, dann Kota Bima akan menerima rastra bulan  Januari – Juli. Untuk bulan  Agustus – Desember  2018 akan menerima BPNT,’’ tambahnya.

Mengenai jumlah penerima manfaat tahun ini, Khalik mengatakan masih menunggu dari pusat. Pada 2017 lalu, jumlah penerima rastra/raskin di NTB sebanyak  447.369 rumah tangga sasaran penerima manfaat dengan jumlah pagu 80.526.402 kg. Dengan rincian, Lombok Barat 66.996 penerima manfaat, Lombok Tengah 96.375 penerima manfaat, Lombok Timur 138.363 penerima manfaat.

Selanjutnya, Sumbawa 34.040 penerima manfaat, Dompu 19.356 penerima manfaat, Bima 39.995 penerima manfaat. Kemudian Sumbawa Barat 10.096 penerima manfaat, Lombok Utara 33.755 penerima manfaat dan Kota bima 8.393 penerima manfaat. Setiap rumah tangga sasaran penerima manfaat menerima 15 kg per bulan. (nas)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.