Jelang Lebaran, Pol PP Lotim Razia Pedagang Miras

Jelang Lebaran, Pol PP Lotim Razia Pedagang Miras

SELONG-Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Lombok Timur (Lotim) kemarin malam (17/6) menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat). Operasi ini menyisir sejumlah pedagang minuman keras yang ada di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Selong, Labuhan Haji dan Kecamatan Sukamulia. Hasilnya, Sat Pol PP berhasil menyita ratusan botol miras dan tiga kendaraan motor warga yang kabur saat melihat kedatangan petugas.

“Ini sebagai upaya kami mengawal Perda tentang miras. Dimana kita di Pulau Seribu Masjid khususnya di Lotim ini peredaran miras itu dilarang,” jelas Sekretaris Sat Pol PP Lotim Sabrun.

Baca Juga :

Kehadiran para penjual miras ini juga dirasakan sangat mengganggu aktivitas warga yang sedang melaksanakan ibadah puasa. Sehingga, pihak Sat Pol PP menurutnya harus memonitoring sejumlah lokasi dan warga yang disinyalir sebagai penjual miras. Beberapa titik yang dipantau oleh Sat Pol PP mulai dari di wilayah Kelurahan Rakam, Pancor, Sukamulia, hingga Labuhan haji.

“Kami fokus untuk menyita miras dari para penjual. Pengunjung juga kami berikan teguran bahwa ini melanggar Perda,” jelasnya.

Para pedagang diberikan surat pernyataan bahwa mereka berjanji tidak akan berjualan miras lagi. Jika seandainya ditemukan kembali berjualan, maka sesuai Perda penjual bisa ditindak untuk proses hukum lebih lanjut. “Ini kami harapkan bisa memberi efek jera bagi warga menjual atau mengkonsumsi miras,” ungkap Sabrun.

Sedangkan saat operasi di Pancor berlangsung, sejumlah warga yang sedang pesta miras berhasil melarikan diri. Mereka menyembunyikan ratusan botol miras di bungkus kardus di dalam salauran drainase. Kendaraan warga ini pun akhirnya diangkut oleh petugas.

Selain operasi Miras, Sat Pol PP juga akan menggelar operasi untuk memantau lokasi home stay atau penginapan yang kerap disalahgunakan untuk berbuat aksi mesum. Sat Pol PP siap berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Camat untuk memberikan pembinaan terhadap warganya. “Agar Kades dan Camat tahu kalau di daerah mereka ada kondisi seperti itu,” tandasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.