Kabupaten Lombok Barat Mendapat Penghargaan Dana Rakca 2016

Kabupaten Lombok Barat Mendapat Penghargaan Dana Rakca 2016
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat telah membuktikan kerja kerasnya selama tahun 2016. Melalui Bupati, Pemkab Lombok Barat memperoleh penghargaan Dana Rakca 2016.

Lombok.biz – Info Lombok. LOMBOK BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat telah membuktikan kerja kerasnya selama tahun 2016. Melalui Bupati, Pemkab Lombok Barat memperoleh penghargaan Dana Rakca 2016. Penghargaan itu khusus diberikan oleh Presiden RI di Istana Negara melalui Kementerian Keuangan RI.

Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid cukup berbangga mewakili 29 Bupati/Walikota dan 6 Gubernur se Indonesia menerima penghargaan tersebut.

Dana Rakca itu sendiri adalah penghargaan kepada daerah yang berkinerja baik sehingga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) sebagai reward untuk tahun 2017 yang diberikan setidaknya karena dua hal yaitu kemampuan Pemkab Lombok barat memperoleh WTP dua kali berturut-turut yaitu 2015 dan 2016 dalam opini BPK terhadap LKPJ serta kemampuan Pemkab Lombok Barat menuntaskan Perda APBD secara cepat.

DID itu sendiri memberi arti yang signifikan dalam struktur APBD 2017 nanti, dimana Lombok Barat memperoleh insentif sebesar Rp53 miliar lebih. Untuk kriteria lain sebuah daerah memperoleh DID dari penilaian Kemenkeu RI adalah karena kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan, pelayanan dasar publik dan ekonomi, serta kesejahteraan yang semakin meningkat di Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat melalui Kepala DPPKD, Lale Prayatni menegaskan penghargaan tersebut merupakan penghargaan bagi masyarakat Lombok Barat, serta semua unsur SKPD dan Legislatif. “Karena semuanya berkontribusi di dalam unsur penilaian kriteria utama dan kriteria kinerja,” kata Lale melalui pesan elektronik WhatsApp, Rabu (7/12/2016).

Hal tersebut lanjutnya, setidaknya juga dianggap sebagai pelecut semangat kerja semua pihak di tahun 2017 untuk mempertahankannya.

Karena aturan protokoler yang ketat, Lale sendiri menuturkan tidak bisa masuk ke area penganugerahan, karena hanya dibatasi untuk Bupati. Sehingga dokumentasipun harus diperoleh mlalui petugas istana dan hanya mampu menyaksikan peristiwa tersebut melalui layar televisi yang ada di luar gedung istana. (asep/redd). (mataramnews.co.id)

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.