Kisah “Ayam Taliwang Bersaudara” Lebarkan Sayap ke Luar Negeri

Kisah “Ayam Taliwang Bersaudara” Lebarkan Sayap ke Luar Negeri

Lombok.biz – Info Lombok. Masakan khas “Ayam Taliwang” Lombok NTB, bukan saja dikenal di berbagai penjuru Nusantara, tetapi telah dikenal di dunia internasional. Sebab, Rumah Makan Ayam Taliwang Bersaudara telah membuka cabang di luar negeri.

Seperti disebutkan salah seorang pemilik rumah makan Ayam Taliwang Bersaudara, Hj Baiq Hartini Zaenal, mulai pedagang kaki lima hingga restauran di berbagai daerah di Nusantara menyajikan menu khas Ayam Taliwang. “Masakan khas Lombok ini telah menjamur di seluruh Nusantara”, ujarnya.

Hj Baiq Hartini Zaenal menuturkan dalam perjalanannya mendirikan Rumah Makan Ayam Taliwang. Menurutnya bisa dibilang butuh proses yang panjang. Dia menuturkan, menu masakan khas Ayam Taliwang Lombok ini pada era tahun 80-an tidak sepopuler sekarang, yang sudah mulai mendunia.

Perjalanannya dalam membuka Rumah Makan Ayam Taliwang, kata Hj Baiq Hartini Zaenal, awal mulanya tidak disengaja tetapi justru sukses hingga memiliki Rumah Makan Masakan Khas Ayam Taliwang Bersaudara di beberapa provinsi di Indonesia. Padahal, latar belakang perempuan usia 59 tahun ini adalah seorang tenaga medis yang terikat kedinasan di eranya ketika itu (tahun 1980-an, red).

Dia menuturkan, ketika itu di era 1980-an saat mengikuti suaminya yang betugas, tinggal di pulau Bali. Ditempat tinggalnya itu jarang ditemukan masakan halal bagi orang muslim. Bahkan para dokter dan perawat muslim di tempatnya bekerja seringkali bingung mencari masakan halal.

“Saat itu teman-teman dokter dan perawat mencicipi menu masakan saya, setelah itu selalu memesan masakan saya”, tuturnya ketika menghadiri acara Festival Jajanan Bango di Yogyakarta, kemarin.

Sebagai seorang warga asli Lombok, lanjut dia, akhirnya memperkenalkan menu masakan khas Ayam Taliwang dengan resep asli keluarganya. Tanpa disengaja banyak para tenaga medis ketika itu suka dengan resep masakan Ayam Taliwang. Menurut dia, bahkan pada tahun 1981, akhirnya memutuskan berhenti untuk bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), lebih memilih untuk membuka warung makan di rumah sendiri sambil menerima pesanan.

Selama tiga tahun membuka warung di kediamannya, sampai akhirnya bisa membuka Rumah Makan di kawasan pariwisata Kuta Bali, sehingga Raumah Makan Ayam Taliwang Bersaudara miliknya tersebar luas hingga para pejabat. Bahkan, kata dia, Presiden Soeharto ketika itu juga ikut menjadi penggemar Masakan Khas Ayam Taliwang.

“Saya pernah di undang untuk masak di istana Tanpak Siring, begitu juga di Istana Negara di Jakarta pada saat itu dalam acara Ultah pernikahan pak Harto dan Ibu Tien. Hal tersebut menjadi kenangan dan kebanggaan tersendiri bagi saya”, katanya.

Pada tahun 1991, ibu dari tiga anak ini pun memutuskan untuk membuka cabang Rumah Makan di Jakarta Selatan, karena tingginya animo penggemar Masakan Khas Ayam Taliwang, terutama yang berasal dari ibu kota.

Seiring waktu, popularitas Ayam Taliwang pun semakin meningkat hingga kini. Disebutkan, sudah ada 7 cabang Rumah Makan dan Restaurant Ayam Taliwang Bersaudara, yaitu di Bali, Bandung, Jakarta dan Lombok. Selain itu juga Rumah Makan Ayam Taliwang Bersaudara telah membuka cabang di luar negeri. “Kami juga membuka cabang di Selandia Baru, yang dikelola oleh adek saya”, ungkapnya.

Rumah Makan Khas Ayam Taliwang Bersaudara, kata dia, juga pernah sebagai salah satu dari empat peserta utusan yang diundang dari Indonesia untuk menghadiri ajang World Street Food Congress yang digelar di Singapore beberapa waktu lalu.

“Saat itu gerai masakan khas Ayam Taliwang Bersaudara dipadati pengunjung, bahkan banyak yang antre karena ingin mencicipi kelezatan Ayam Bakar Taliwang Lombok selera pedas kami”, katanya.

Sumber : http://mataramnews.com/kuliner/item/4771-begini-kisah-rumah-makan-ayam-taliwang-bersaudara-lebarkan-sayap-ke-luar-negeri

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply