Lawan Rampok, TNI Bangun Pos di Selong Belanak

Lawan Rampok, TNI Bangun Pos di Selong Belanak

PRAYA-Dalam waktu dekat ini, Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng), akan membangun pos keamanan tambahan. Menurut rencana akan disiapkan di perbatasan dua dusun di Desa Selong Belanak, Praya Barat. Pos ini sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terkait maraknya aksi kejahatan di kawasan tersebut.

“Lokasinya, diantara Dusun Jabon dengan Dusun Jowet di Desa Selong Belanak,” kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf Is Abul Rasi, Sabtu (17/6) kemarin.

Dandim mengaku, sudah seringkali menerima informasi rawannya perbatasan di dua dusun yang dimaksud. Alhasil, Kodim pun menurunkan tim khusus (timsus), guna melaksanakan patroli dan penyisiran. Namun patroli akan dirasa lebih optimal dengan ketersediaan pos tersebut.

Baca Juga :

Ia mengaku, ingin meniru pembangunan pos keamanan di Dusun Lancing Desa Mekar Sari. Pos yang dibangun sejak kepemimpinan Dandim Letkol Inf Arie Tri Hedhianto tahun 2016 lalu itu, telah menunjukkan hasil. Padahal sebelumnya, di tempat itu dikenal rawan.

Kalau berbicara strategis, tambah Is lokasinya memang  berdekatan dengan pantai Lancing, Mawi, Mawun dan pantai Selong Belanak, hampir sama dengan lokasi yang akan dibangun pos keamanan yang baru ini. “Jadi, mari kita bangun secara bergotong-royong, biar cepat rampung,” serunya.

Ia pun meminta, aparatur pemerintah desa segera mempersiapkan lahan. Jika lahannya milik warga, diharapkan dapat dihibahkan. Begitu pula milik pemerintah. “Selama untuk kebaikan bersama, kami siap memberikan apa pun itu,” cetus Kepala Desa (Kades) Selong Belanak Lalu Yahya.

Pemerintah desa, tekan Yahya siap berkontribusi mensukseskan pembangunan pos keamanan yang dimaksud. Terlebih, dalam program kerja pemerintah desa, sudah tertuang menyangkut pembangunan tersebut. “Kami mendukung penuh,” katanya.

Senada dikatakan Kepala Dusun (Kadus) Jabon Lalu Nursai. Ia menjelaskan, lahan yang dijadikan lokasi pembangunan pos keamanan itu adalah, milik Kementerian Kehutanan, yang dikelola Dinas Kehutanan NTB. Ia pun berharap, provinsi menghibahkan satu atau dua are untuk pembangunannya.

“Semoga provinsi mendengar,” harap Nursai.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.