Lobster Rp 1,3 Miliar Diselundupkan

Lobster Rp 1,3 Miliar Diselundupkan

 MATARAM-Upaya penyelundupan bibit lobster kembali digagalkan Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda NTB, kemarin (18/1). Tiga kardus berisi ribuan bibit lobster berhasil disita. Satu terduga dengan inisial WM juga ditangkap dalam operasi yang dilakukan di jalan raya Desa Beleka, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar).

Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolair Polda NTB AKBP Erwin Ardiansyah mengatakan, bibit lobster yang berhasil diamankan berjumlah 9.150 ekor dalam 61 kantong plastik dan ditempatkan di dalam tiga kardus berukuran besar.

“Satu kantongnya isi 150 ekor. Semua jenis lobster mutiara,” kata Erwin, kemarin.

Lobster dengan kualitas terbaik itu rencananya akan dikirim menuju Bali. Terduga pelaku membawa lobster dengan menggunakan truk  bernomor polisi DK 9496 SJ.

Baca Juga :

Erwin mengatakan, jajarannya telah mendapat informasi upaya penyelundupan bibit lobster yang akan melalui jalur darat ini. Karena itu, sejumlah personel disiagakan untuk mencegat truk, sesuai dengan informasi yang di dapat.

Sekitar pukul 01.00 Wita, jajaran Polair melihat truk yang dikemudikan WM melintas di Desa Beleka. Mereka lantas menyetop WM dan melakukan pemeriksaan terhadap isi truk.

Saat penggeledahan tersebut, petugas menemukan barang bukti yang terkait dengan dugaan tindak pidana perikanan. Yakni, 61 kantong plastik berisi 9150 bibit lobster jenis mutiara. Nilai ekonomis bibit lobster yang dibawa, kata Erwin, sejumlah Rp 1,3 miliar dengan asumsi satu ekor lobster dihargai Rp 150 ribu.

“Langsung kita amankan dan bawa pelaku ke markas,” beber dia.

WM masih menjalani pemeriksaan di Ditpolair Polda NTB. Dia disangka dengan Pasal 88 Jo Pasal 16 ayat 1 dan atau Pasal 100 Jo Pasal 7 ayat 2 huruf j Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009.

Setelah penangkapan tersebut, Polair dan Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Mataram melepasliarkan bibit lobster. Pelepasan itu dilakukan di Pantai Cemara, Kecamatan Lembar, Lobar, sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam pelepasliaran tersebut, kepolisian telah menyisihkan 10 ekor untuk kepentingan barang bukti di pengadilan.

Kepala BKIPM Mataram Muhlin mengatakan, bibit lobster harus dilepas kurang dari 24 jam setelah penangkapan. Karena itu, setelah penindakan dari aparat penegak hukum, jajarannya bersama-sama melepas bibit lobster.

“Sudah dilepas di wilayah Lobar,” kata dia.(dit/r2)

 

 

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.