Puasa, Tempat Hiburan Wajib Tutup

Puasa, Tempat Hiburan Wajib Tutup

Lombok.Biz – Info Lombok. Pemda KSB akan segera membuat aturan ketat menjelang bulan Ramadan tahun ini. Rumah makan, tempat hiburan malam, tempat penjualan berbagai macam jenis petasan dan kembang api tidak diperbolehkan ada selama Ramadan.

Kasat Pol PP KSB Agus Hadnan kemarin mengatakan, tempat hiburan malam tidak boleh lagi beroperasi selama bulan puasa. Demikian halnya dengan rumah makan atau tempat-tempat yang menjual makanan dan minuman cepat saji maupun makanan ringan lainnya. ‘’Khusus untuk tempat hiburan malam, H-7 sampai H+7setelah Ramadhan tidak boleh buka. Kalau ada yang ditemukan beroperasi, kami akan ambil tindakan tegas,’’ ancamnya.

Khusus rumah makan, Agus menjelaskan ada kelonggaran yang bisa diberikan kepada mereka. Para pengusaha rumah makan ini diperbolehkan beroperasi setelah pukul 16.00 wita. Namun khusus untuk penjual kembang api dan petasan, pihaknya meminta untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. ‘’Kalau ditemukan ada yang masih menjual kami akan sita. Karena jelas-jelas aturannya sudah melarang akan itu,’’ ingatnya.

Kebijakan yang diambil pihaknya ini untuk memastikan umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan baik. ‘’Kalau diganggu dengan berbagai macam hal seperti bunyi petasan atau kembang api dan lain sebagainya tentu akan menganggu ibadah puasa yang dilaksanakan masyarakat,’’ sebutnya.

Aparat pengamanan perda ini juga akan meningkatkan operasi rutin terutama dimalam hari. Operasi ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya gangguan kantibmas yang terjadi selama bulan ramadhan. ‘’Kita akan gelar operasi, terutama penertiban terhadap tempat-tempat yang dianggap dapat menganggu jalannya ibadah puasa,’’ janjinya.

Dirinya juga berharap unsur muspida KSB juga bisa mengeluarkan surat imbauan untuk memastikan pelaksanaan ibadah puasa ini berjalan sesuai yang diharapkan. Menurutnya, sangat diperlukan dukungan semua pihak, sehingga satuan yang dipimpinnya bisa melaksanakan iimbauan tersebut dengan maksimal. ‘’Kita akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang hal itu. Tujuannya, agar bulan ramadhan tahun ini bisa dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat,’’ tambahnya.

Bagaimana dengan kegiatan lainnya? Agus memastikan, untuk kegiatan lainnya terutama mengawasi masuknya miras ke KSB tetap dilakukan pihaknya. Setiap saat, lokasi atau tempat yang dianggap berpotensi menjual miras akan dipantau dan awasi ketat. ‘’Kami akan gelar operasi khusus. Tempat-tempat atau pemasok miras pun akan kita awasi. Jika ditemukan kami akan mengambil tindakan tegas,’’ ancamnya lagi.

Ditambahkannya, kepada masyarakat KSB diharapkan juga bisa ikut membantu pihaknya, terutama menginformasikan jika menemukan hal-hal yang sudah jelas dilarang selama bulan puasa. ‘’Dukungan masyarakat benar-benar kami harapkan, sehingga ibadah puasa tahun ini bisa lebih maksimal,’’ tambahnya lagi.

Sumber : LombokPos.net

Recent search terms:

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply