Rp 100 Miliar untuk Jalan Baru

Rp 100 Miliar untuk Jalan Baru

JALAN : Ruas jalan Dakota akan dibuka oleh Pemkot Mataram menuju Ampenan sepanjang 30 kilometer
(Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM-Pemerintah Kota Mataram akan membuka jalan baru sebagai salah satu program sector transportasi. Diantara ruas jalan baru yang akan dibuka adalah dari Kecamatan Selaparang menuju Ampenan tepatnya dari Jalan Dakota menuju arah utara sampai Ampenan tepatnya di Kelurahan Bintaro dengan panjang kurang lebih sekitar 3 kilometer.

Pemkot Mataram menganggarkan Rp 100 miliar untuk pembukaan jalan baru. Tahap pertama pertama akan dimulai tahun ini yakni pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Mataram Mahmudin Tura menjelaskan, angaran untuk pembangunan  jalan baru ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Tahap pertama saat ini sudah ada anggarannya yakni untuk pembebasan lahan tahap  pertama.” Tahun ini akan mulai pembebasan lahan tahap pertama,” kata Mahmudin saat ditemui kemarin (16/3).

Dijelaskannya, pembangunan jalan baru ini memang menjadi prioritas Pemkot untuk mengurai kemacetan.” Dengan adanya jalan ini, masyarakat memiliki akses pilihan jalan lain,” jelasnya.

Tahun ini lanjut Mahmudin, Pemkot tidak hanya membangun jalan baru, namun juga perbaikan jalan lama. Pemkot masih terus akan melakukan perbaikan jalan terutama untuk jalan lingkungan.” Tahun ini ada Rp 69 miliar untuk perbaikan jalan di Mataram,” tegasnya.

Dana ini akan dialokasikan untuk perbaikan sekitar 40 kilometer jalan terdiri dari jalan lingkungan serta peningkatan kualitas jalan yang lain. Khusus untuk jalan lingkungan, ada sekitar 10 persen yang belum diperbaiki.”Dana Rp 100 miliar yang nantinya dianggarkan untuk pembukaan jalan baru ini tidak hanya untuk di Dakota saja, tetapi untuk beberapa jalan yang nantinya akan dibuka diantaranya jalan di Lingkungan Oloh Kelurahan Monjok Baru, kemudian juga Jalan Nuraksa dan di Jalan Batu Bolong yang tembus ke Pagesangan.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram mengatakan, dari total Rp 100 miliar itu, Pemkot baru punya sekitar Rp 58 miliar. Tetapi dana untuk tidak hanya untuk pembebasan lahan di Dakota, tetapi juga untuk membeli beberapa lahan yang diperlukan diantaranya untuk pembelian lahan perumahan nelayan dan pembelian lahan untuk pembangunan Pasar Kebon Roek. “ Dana ini tidak hanya untuk jalan Dakota, tapi untuk lahan yang lain juga,” kata HM. Syakirin Hukmi Kepala BKD Mataram.

Lahan-lahan yang sudah pasti akan dibebaskan ini sudah disurvei untuk menentukan standar harga. Yang jelas untuk harga akan ditentukan oleh tim appraisal.(ami)

Berikan Komentar Anda:

Komentar

Source link

Recent search terms:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.