RSUP NTB Lakukan Pemeriksaan Maraton

RSUP NTB Lakukan Pemeriksaan Maraton

MATARAM- Tahapan pemeriksaan kesehatan untuk para bakal calon kepala daerah sudah dimulai sejak Selasa (9/1) lalu. Pasangan HM Ali BD dan HL Gede Sakti Amir Murni adalah yang diperiksa pertama.

 ”Jadwal kami atur sedemikian rupa agar bisa dilayani semua,” kata Ketua KPU NTB L Aksar Ansori, kemarin.

Dijelaskannya, pada hari kedua, ada dua pasangan calon yang diperiksa.Pasangan Sukiman-Rumaksi untuk Pilbup Lombok Timur (Lotim) dan pasangan Sudirman – Syafuddin untuk Pilwali Kota Bima. Ya, selain mengurusi pilgub, rumah sakit yang sama juga ditunjuk untuk melakukan tugas yang sama pada para bakal pasangan calon dari tiga daerah lain, yaitu Lotim, Kota Bima, dan Lombok Barat (Lobar).

Pada hari ketiga kemarin, mereka yang diperiksa adalah paket Suhaili-Amin peserta pilgub NTB, lalu Luthfi-Najamuddin peserta Pilbup Lotim, dan Farin-Muammar peserta Pilbup Lobar.

Baca Juga :

”Ada juga H Usman AK dari Kota Bima,” katanya.

HM Amin, bakal calon wakil gubernur mengatakan dirinya tak melakukan persiapan khusus. Namun dia yakin betul dengan pola hidup yang dijalani selama ini, ia tak akan menemui kendala berarti dalam pemeriksaan kesehatan kali ini. Terlebih, Amin memang menjabat wakil gubernur aktif. Artinya ia pernah menjalani pemeriksaan serupa lima tahun silam.Dia juga sudah menunjukkan kelayakan secara kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas wakil gubernur yang berat.

”Saya siap diperiksa, hari ini (kemarin,Red) kebetulan memang jadwal saya puasa juga,” ujarnya.

Mengacu jadwal KPU NTB, hari ini yang akan diperiksa adalah pasangan Lutfi-Ferry, Subhan-Wahyudin, dan La Taufik. Kesemuanya akan berlaga dalam Pilwal Kota Bima. Pemeriksaan juga akan dilakukan pada Ali-Habibi yang maju pada Pilbup Lotim, pasangan calon gubernur/wakil gubernur Zul-Rohmi. Hari penutupan, ada pasangan Haerul-Machsum dari Lotim, Izzul-Khudari serta Fauzan-Sumiatun dari Lobar. Termasuk juga Rahman-Fera dari Kota Bima, dan Ahyar-Mori yang akan berlaga dalam Pilgub NTB.

”Kami menyiapkan 26 dokter spesialis yang bisa ditambah sewaktu-waktu menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” kata Dirut RSUD Provinsi NTB HL Hamzi Fikri.

Dia menegaskan pihaknya siap melayani para kandidat dari empat daerah pemilihan tersebut. Dia juga mengikutsertakan para pakar dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). Dia menegaskan hasil yang dikeluarkan nantinya tak perlu lagi diragukan.

”Yakinlah, mereka profesional,” pungkasnya. (yuk/r4)

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.