Skimming ATM, Tiga Warga Bulgaria Dihukum 3,5 Tahun Penjara | SUARANTB.com

Skimming ATM, Tiga Warga Bulgaria Dihukum 3,5 Tahun Penjara | SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) – Tiga warga negara Bulgaria, Vladimir Hristovorov Veleb, Stancho Mihaylov Stanev, dan Mitko Venelinov Borisov terbukti bersalah melakukan skimming ATM BRI Gili Trawangan. Tiga terdakwa tersebut dihukum penjara selama tiga tahun enam bulan.

Selain itu, para terdakwa juga dihukum membayar denda Rp300 juta dan apabila tidak dibayarkan harus diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan.

Hukuman pidana badan yang dijatuhkan kepada para terdakwa Senin, 12 Maret 2018 di Pengadilan Negeri Mataram tersebut, lebih berat dari tuntutan jaksa sebelumnya, yakni dua tahun enam bulan.

Pidana penjara itu sesuai dengan terbuktinya unsur pidana dalam pasal 46 ayat (1) UU RI No 19/2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Pidana penjara yang dilakukan para terdakwa merupakan kejahatan luar biasa, berteknologi tinggi karena menggunakan alat-alat canggih,” kata Ketua Majelis hakim, Didiek Jatmiko.

Selain itu pertimbangan yang memberatkan para terdakwa antara lain, skimming ATM menurunkan kredibilitas bank BRI sebagai lembaga perbankan, dan skimming merupakan kejahatan sindikat.

Para terdakwa secara terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan bersama-sama mengintersepsi sistem elektronik milik Bank BRI pada mesin ATM di Gili Trawangan, September 2017 lalu.

Mereka kemudian tertangkap tangan sedang mengambil alat skimming di mesin ATM BRI di depan Hotel Villa Ombak Gili Trawangan.

Masing-masing berperan terdakwa Vladimir mengeksekusi pemasangan alat skimming dan spycam. Sementara Mitko berjaga di luar.

Aksi mereka itu terekam CCTV mesin ATM, yakni pada saat memasang spycam. Sementara Stancho punya bagian mencabut alat-alat skimming.

Spycam yang ditempel oleh para terdakwa di dinding mesin ATM Bank BRI berfungsi untuk merekam dan menyimpan data, dalam hal ini nomor PIN dan nomor ATM nasabah.

Hasil rekaman tersebut disimpan di dalam memori modul kamera perekam dalam bentuk berkas gambar dan video untuk disalin ke kartu ATM bodong. (why)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.