Bawa Mobil Dinas Boleh, Mudik Pakai Ambulans Dilarang

Bawa Mobil Dinas Boleh, Mudik Pakai Ambulans Dilarang

MATARAM-Pemerintah pusat telah memperbolehkan mobil dinas digunakan untuk mudik Lebaran. Namun tidak untuk ambulans. Direktur RSUD Kota Mataram dr H Lalu Herman Mahaputra dengan tegas melarang pegawainya menggunakan ambulans.

“Untuk itu saya sudah melakukan pertemuan dengan semua pegawai MEMS PSC 119 agar sama sekali tidak menggunakan mobil untuk kepentingan pribadi,” kata dr Jack.

Menurut dr Jack, ambulans jangan disamakan dengan mobil dinas lainnya. Mobil ini hanya dipergunakan untuk mengangkut orang sakit. Apalagi mengingat rumah sakit memiliki kewajiban melayani tanpa henti. Tak ada kata libur bagi pelayanan di rumah sakit. Termasuk fasilitas di dalamnya, salah satunya ambulans.

“Semua pegawai punya komitmen di atas kertas hitam dan putih. Sekali melanggar, konsekuensinya dipecat,”  tegas dr Jack.

Selama libur Idul Fitri 1439 H ini, RSDU Kota Mataram tetap membuka layanan seperti biasanya. Begitu juga dengan layanan MEMS PSC 119 yang selama ini menjadi keunggulannya.

“Kalau ada karyawan yang membutuhkan mobil dinas untuk kepentingan pribadi, lebih baik dia minta uang ke saya,” seloroh dr Jack.

Selaku Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) NTB, dr Jack juga mengimbau kepada semua direktur rumah sakit se-kabupaten/kota di NTB, untuk menegaskan hal tersebut kepada pegawainya. “Kita juga tentu berharap semua rumah sakit tidak menggunakan fasilitas milik publik semaunya. Apapun alasannya, pelayanan adalah yang terpenting,” katanya.

Jack menegaskan, sudah menjadi resiko setiap tenaga medis untuk tidak mengenal libur dalam bekerja. Karena orang sakit juga tak mengenal waktu. Ia menegaskan, kalau mau banyak libur, jangan bekerja di rumah sakit.

“Bisa jadi pengusaha kalau mau santai. Karena sekali lagi, ini menyangkut pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang pelayanan RSUD Kota Mataram dr Emirald Isfihan menyatakan, selama libur mobil MEMS harus tetap siaga. “Tentu kita bisa pastikan tidak ada pegawai yang menggunakan ambulans untuk kepentingan pribadi,” tegas Emirald. (tih/r3)

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.