CEO Twitter Dick Costolo Mundur

CEO Twitter Dick Costolo Mundur
Dick Costolo mantan CEO Twitter

Lombok.Biz – Info Lombok. Dick Costolo secara resmi mundur dari jabatannya sebagai CEO Twitter. Sebagai gantinya, salah satu pendiri layanan jejaring sosial ini, Jack Dorsey, akan sementara memimpin perusahaan tersebut. Dorsey akan mulai menjabat sebagai CEO mulai 1 Juli mendatang hingga terpilihnya pengganti definitif Costolo.

Selama ini posisi Costolo terhimpit karena tekanan dari investor yang tidak puas dengan pertumbuhan pengguna Twitter. Namun dalam pernyataannya, Costolo mengatakan dirinya sangat bangga dengan tim Twitter.

Menyusul pemberitahuan yang mengejutkan ini, saham perusahaan itu naik lebih dari 7% setelah bursa AS ditutup. Kiprah Twitter di bursa saham New York dimulai pada 2013, namun pertambahan pengguna layanan pesan 140 karakter itu tidak bertumbuh secepat yang diharapkan para investor.

Pada April, perusahaan itu melewatkan prediksi Wall Street soal pertumbuhan pendapatan dan bahkan mencatat kerugian senilai US$ 162 juta. Harga saham Twitter turun hampir 30% sejak itu, dan kini nilai sahamnya bahkan berada di bawah harga saat perusahaan itu mulai eksis di bursa pada 2013.

Hingga kini, para analis masih pesimistik mengenai kemampuan perusahaan itu untuk bertumbuh. Konsultan riset eMarketer memperkirakan pengguna Twitter hanya akan bertumbuh sekitar 14,1% setiap bulannya tahun ini, melambat lebih dari 30% jika dibandingkan dua tahun lalu.

Pada 2019, eMarketer mengatakan pertumbuhan pengguna Twitter hanya akan bertahan pada 6% di seluruh dunia. Dalam pernyataan setelah mundur dari jabatannya, Costolo menyatakan, “Saya sangat bangga kepada tim Twitter dan seluruh tim yang telah bersama-sama selama enam tahun yang saya habiskan di perusahaan ini.”

Dalam sebuah telepon konferens membahas langkahnya ini, dia mengatakan keputusannya untuk mundur terpicu karena dia merasa jika tetap berada perusahaan itu, keberadaannya akan menjadi “gangguan” dan “tidak ada bantuan bagi perusahaan”. Saat ditanya apa yang dicari oleh dewan direksi untuk kandidat yang mengisi jabatan CEO Twitter, Dorsey mengatakan timnya akan mencari sesuai dengan waktu yang dibutuhkan.

Kandidatnya bisa berasal dari dalam atau luar perusahaan, namun satu kriteria pasti yang akan dicari adalah kandidat tersebut harus memiliki akun Twitter. Hal lain yang tak kalah penting, katanya, adalah kandidat itu harus benar-benar menggunakan dan sangat mencintai produk (Twitter) dalam setiap langkahnya.

Sumber : www.tempo.co

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply