Mesin Mati, Perahu Barang Karam di Perairan Gili Air | SUARANTB.com

Mesin Mati, Perahu Barang Karam di Perairan Gili Air | SUARANTB.com

Mataram (Suara NTB) – Sebuah perahu barang tenggelam di perairan tiga gili, Pemenang, Lombok Utara, Kamis, 12 Juli 2018 siang. Perahu mati mesin dan hilang keseimbangan di tengah gelombang tinggi. Tiga orang selamat sementara satu lainnya masih hilang.

Perahu bernama Putra Kecinan tersebut sekitar pukul 12.00 Wita buang sauh dari Pantai Mentigi, Desa Malaka, Pemenang, Lombok Utara menuju Gili Air. Perahu mengangkut pasir dan tiga penumpang termasuk nahkoda dan ABK.

“Ada dua penumpang. Satu selamat, satu lagi masih hilang. Kami masih lakukan SAR,” kata Dirpolair Polda NTB, Kombes Pol I Made Sunarta dikonfirmasi via telepon.

Pihaknya mengerahkan Kapal Polisi XXI-1004 untuk melakukan penyelamatan dan pencarian. Korban selamat yakni Suparman Nahkoda Kapal dan Pauzan ABK asal Kecinan, Malaka, Pemenang; dan Reza, penumpang kapal.

Korban atas nama Saat (50), warga Tembobor, Medana, Pemenang, Lombok Utara dinyatakan masih hilang.

Sunarta menjelaskan, dari keterangan Suparman diketahui kapal mengalami mati mesin di setengah perjalanan. Nahkoda kapal itu kemudian menelepon Ajudin, pengurus barang.

“Di telpon nahkoda sempat bilang mesin perahu mati dan kapal kemasukan air,” ujarnya. Seluruh penumpang kemudian menyelamatkan diri karena perahu mulai tenggelam sekitar pukul 13.00 Wita.

“Mesin perahu mati sehingga keseimbangan perahu jadi tidak stabil. Gelombang laut sedang tinggi. Diduga air masuk lewat belakang perahu yang bocor,” imbuhnya.

Tim Ditpolair Polda NTB bersama tim SAR dan otoritas Pelabuhan Bangsal sedang melakukan pencarian terhadap korban hilang.  (why)

 

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.