Saksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-Rohmi

Saksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-Rohmi
Posted by:

Saksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-Rohmi

Saksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-Rohmi

Saksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-RohmiReviewed by SuaraLombokNEWSon.This Is Article AboutSaksi 1, 2, Tolak Penetapan Dzul-RohmiSUARALOMBOKNEWS.COM – MATARAM | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB menggelar Pleno terbuka  Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Provinsi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 bertempat di Ball Room Selaparang Hotel Lombok Raya Kota Mataram,   Minggu malam (8/7/2018). Berdasarkan Surat Penetapan Rekapitulasi nomor 967/PL.01.4-PU/52/Prov/VII/2018, KPU NTB menetapkan pasangan nomor urut 3 […]

SUARALOMBOKNEWS.COM – MATARAM | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB menggelar Pleno terbuka  Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di Tingkat Provinsi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 bertempat di Ball Room Selaparang Hotel Lombok Raya Kota Mataram,   Minggu malam (8/7/2018).
Berdasarkan Surat Penetapan Rekapitulasi nomor 967/PL.01.4-PU/52/Prov/VII/2018, KPU NTB menetapkan pasangan nomor urut 3 Dr H Zulkieflimansyah SE M Sc dan Dr Ir Hj Siti Rohmi Djalilah M Pd atau yang lebih dikenal dengan pasangan Dzul-Rohmi meraih  suara tertinggi dengan perolehan suara 811.945 atau 31,80 %, disusul  pasangan nomor urut 1 HM Suhaili FT dan HM Amin SH (Suhaili – Amin ) di posisi kedua dengan meraih suara 674.602 atau 26,42 %, dan di posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut 2 TGH Ahyar Abduh-H Mori Hanafi (Ahyar – Mori) dengan meraih suara sebanyak 637.048 atau 24,95 % dan di posisi empat ditempati pasangan nomor urut 4 HM Ali BD dan TGH Lalu Gede Sakti (Ali – Sakti) dengan meraih suara sebanyak 430.007 atau 16.84 %.
Jumlah seluruh suara sah di Pilgub NTB 2018 ini sebanyak 2.553.602. Sementara jumlah suara tidak sah  sebanyak 84.361. Sehingga jumlah seluruh suara sah dan tidak sah  sebanyak 2.637.963.
Dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori,  dan dihadiri seluruh jajaran KPU NTB serta para Tim Sukses (Timses) Peserta Pilgub NTB,  Saksi dari Pasangan Nomor Urut 1 Suhaili – Amin dan nomor urut 2 Ahyar – Mori menolak hasil rapat peleno terbuka Rekapitulasi suara Pilgub NTB 2018 dan menolak menandatangani berita acara penetapan hasil Rekapitulasi Suara Pilgub NTB 2018. “Ada indikasi peningkatan C6 yang tidak jelas dan juga peningkatan pemilih sebesar 72.000 di Lombok Timur. Perdebatan-perdebatan soal C6 yang cukup alot ini justeru tidak dapat diselesaikan dengan baik. Demikian juga dengan soal rekomendasi Bawaslu tentang PSU juga hanya dijawab dengan soal administratif yang tidak substantif,” ucap Hasan Masat, Saksi Pasangan Nomor Urut 1 Suhaili – Amin.
Senada dengan Hasan Masat, Saksi dari Pasangan nomor urut 2 Ahyar-Mori, Sahrul Mustofa,  menyatakan menolak menandatangani berita acara pleno penetapan hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU tersebut. Sahrul Mustofa mempertanyakan soal penyelesaian temuan C6 KWK yang berjumlah 291.000. “Kalau memang C6 ini sudah dikembalikan, kemana C6 itu dikembalikan?. Di TPS mana saja C6 itu telah dikembalikan dan bukti fisiknya seperti apa?, kami wajib tahu soal itu karena ini adalah salah satu titik rawan dalam Pilkada ini dan menjadi bagian dari hak konstitusi yang semestinya harus dipergunakan,”ujar Sahrul Mustofa.
Menanggapi berbagai pernyataan dari saksi pasangan calon pada saat pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara tersebut, Ketua KPUD NTB, Lalu Aksar Ansori, menyatakan sangat menghargai dan memberikan apresiasinya terhadap berbagai pernyataan saksi tersebut. “Dengan tulus ikhlas dan dengan senang hati kami menerima semua pernyataan baik itu kritik maupun masukan tersebut. Oleh karena itu, kami harus menyelesaikan pelaksanaan pleno ini,” ujar Lalu Aksar sembari mengetuk palu pengesahan hasil pleno yang sudah dibacakan sebelumnya dan menyatakan semua tanggapan serta komentar dari para saksi akan dibukukan dalam berita acara rapat pleno terbuka [slNews – rul].

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.