Sidak KEK Mandalika, Menpar Ingatkan ITDC | SUARANTB.com

Sidak KEK Mandalika, Menpar Ingatkan ITDC | SUARANTB.com

Praya (Suara NTB) – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Jumat (6/7) sore melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan fasilitas UMKM di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Pada kesempatan tersebut, Menpar mengingatkan secara langsung pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan, agar fokus menuntaskan pembangunan fasilitas supaya bisa selesai tepat waktu, sesuai apa yang rencananya.

Kepada wartawan usai sidak, Menpar mengatakan pembangunan fasilitas bagi UMKM merupakan permintaan langsung Presiden Joko Widodo, saat meresmikan operasional KEK Mandalika tahun 2017 lalu untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lingkar kawasan. “Presiden minta fasilitas UMKM ini harus selesai tepat waktu. Supaya bisa segera dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pihak ITDC menargetkan Bulan September mendatang fasilitas UMKM tersebut sudah selesai dikerjakan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. “Komitmen ini kita harapkan benar-benar dipegang teguh dan dilaksanakan oleh ITDC,” tambahnya.

Terpisah, General Affair The Mandalika, I Gusti Lanang Bratasuta, kepada Suara NTB , Minggu (8/7) kemarin, menegaskan komitmen pihaknya untuk menuntaskan pengerjaan fasilitas UMKM tersebut. “Target kita, tanggal 15 September mendatang fasilitas UMKM ini sudah selesai dikerjakan. Dan, siap untuk digunakan dengan daya tampung sebanyak 303 UMKM,” tegasnya.

Sambil menunggu penyelesaian pembangunan fasilitas tersebut, pihaknya juga tengah melakukan pendataan jumlah UMKM yang ada di kawasan tersebut. Dan, hasil pendataan sementara ada sekitar 500 pelaku UMKM yang ada. Tapi yang akan menempati fasilitas UMKM tersebut nantinya tidak semuanya.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM, untuk bisa menempati fasilitas UMKM tersebut. Yang paling utama, pelaku UMKM benar-benar berusaha dan memiliki usaha yang berkaitan dengan pariwisata.

Bagi yang tidak tertampung di fasilitas UMKM tersebut, bukan berarti tidak diberdayakan. Pihaknya juga akan mencarikan lokasi lain yang memungkinkan bagi para pelaku UMKM untuk berusaha. (kir)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.