Tiket Mudik Melonjak 50 Persen, Pemesanan Tiket Via Online Lebih Ramai

Tiket Mudik Melonjak 50 Persen, Pemesanan Tiket Via Online Lebih Ramai
Posted by:

MATARAM-Rutinitas mudik lebaran dimulai. Hari ini adalah hari terakhir kantor-kantor pemerintah dan swasta dibuka. Mudik lebaran pun disambut dengan kenaikan harga tiket pesawat. Terutama untuk tujuan mudik ke Jogjakarta dan Surabaya. Sementara harga tiket ke jakarta cenderung normal, meski kadang juga fluktuatif.

“Rata-rata harga tiket naik mendekati lebaran ini. Harga tiket pesawat mengalami kenaikan hingga 50 persen,” kata Putu Aryani, petugas ticketing Permata Abadi Tour and Travel kepada Lombok Post, kemarin (7/6).

Kenaikan itu paling terasa pada rute Lombok-Jogjakarta. Rute yang dilayani maskapai Lion Air ini biasanya harga tiketnya pada hari-hari biasa maksimal Rp 700.000. Namun, saat musim mudik lebaran, harga tiket menuju Jogjakarta dari Lombok mencapai Rp 1,3 juta sekali jalan.

                Pantauan Lombok Post, sepanjang hari kemarin, harga tiket memang berubah-ubah dalam hidungan jam. Selain rute Lombok-Jogjakarta, sepanjang hari kemarin, rute-rute yang harga tiketnya naik adalah rute menuju Surabaya dan Makassar. Sementara rute ke Jakarta malah sempat ada yang harganya turun. Sementara rute ke Bandung dan Banjarmasin, cenderung normal. Artinya masih sama dengan harga tiket pada hari biasa.

                Kemarin, untuk tiket Lombok-Jakarta milik Lion Air dijual pada angka Rp 692.000 hingga Rp 758.000. Naik dari hari biasanya yang kerap pada angka Rp 571.000 hingga Rp 637.000.

                Sementara untuk maskapai Citilink dengan rute yang sama, kemarin harga tiket naik menjadi Rp 872.000 hingga Rp 926.000. Padahal pada hari biasa tiket Citilink umumnya dijual pada angka Rp Rp 602 ribu.

Untuk Batik Air, harga tiket ke Jakarta yang biasanya Rp 604.000 hingga Rp 736.000, kemarin dilepas pada angka Rp 934.000 hingga Rp 1,08 juta. Sementara untuk maskapai Garuda Indonesia untuk tujuan Jakarta, dijual pada angka Rp 1,08 juta. Harga tersebut masih terbilang normal. Sebab, pada hari biasa, kerap harga tiket ke Jakarta dari Lombok untuk Garuda Indonesia kadang bisa mencapai Rp 1,2 juta.

Sementara itu, untuk rute tujuan Surabaya yang dilayani Lion Air, harga naik menjadi Rp 516.000 hingga Rp 593.000. Kalau di hari biasa, Lion Air menjual tiket tujuan Surabaya pada kisaran Rp 406.000 – Rp 472.000. Sementara untuk tujuan yang sama dari Garuda Indonesia, tiketnya melonjak menjadi Rp 1,06 juta. Padahal di hari biasa, paling tinggi Rp 848.000. Sedangkan untuk Citilink, harga tiket naik menjadi Rp 538.000, dari hari biasa yang maksimal pada kisaran Rp 494.000 hingga Rp 514.000.

Untuk rute Lombok Makassar yang dilayani Lion Air, melonjak hingga Rp 1,04 juta. Padahal di hari biasa, harganya Rp 769.000. Sementara untuk penerbangan transit menuju Makassar via Surabaya, harganya sudah menembus Rp 2,54 juta dengan Garuda Indonesia. Untuk Lombok-Solo via Denpasar Rp 1,12 juta dengan Lion Air. Lombok Solo via Jakarta Rp 1,5 juta dengan Citilink.

Sementara tujuan Bandung dari Lombok normal pada angka Rp 978.000 dengan Lion Air. Sama seperti hari-hari normal. Kondisi yang sama juga untuk tujuan Banjarmasin. Kemarin, tiket dijual pada kisaran Rp 824.000, dan termasuk angka yang normal.

Terkait kenaikan harga tiket ini, Customer Service Lion Air Mighan kepada Lombok Post mengatakan, kenaikan harga tiket sepenuhnya dikarenakan harga menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Dia memberi contoh. Untuk penerbangan Lombok-Surabaya pada siang hari pada tanggal 10 Juni bisa mencapai Rp 800 ribu. Sedangkan esok harinya, untuk penerbangan yang sama, harga tiket sudah turun menjadi Rp 600 ribu. ”Jadi kalau harga saya tidak bisa menjamin,” ujar dia.

Lebih Murah Pesan Online

Sementara itu, banyak warga yang sudah memesan tiket mudik memang semenjak jauh-jauh hari. “Sejak awal puasa itu mulai banyak,” ujar Putu Aryani.

Pemesanan dari awal kata dia memang lebih menguntungkan. Sebab, saat tersebut harga harga masih lebih murah. Masyarakat kata dia telah jeli dan menyadari bahwa harga tiket akan melonjak saat menjelang lebaran.

Untuk mudik lebaran tahun ini, pemesanan tiket di tempatnya kata Aryani dominan ke Surabaya dan Malang. Jumlahnya mencapai 60 persen dari seluruh destinasi yang ada yang penerbangannya dilayani langsung dari Lombok.

Dijelaskannya pula, hingga mendekati waktu lebaran, pemesanan tiket langsung ke travel juga terbilang sepi. Kalau pun ada, customer hanya sekedar meminta untuk pengecekan kondisi harga tiket. Saat ini masyarakat cenderung lebih banyak membeli tiket secara online.

Banyaknya masyarakat yang beralih ke pemesanan online tak lepas dari pengaruh harga yang ditawarkan. Harga yang ditawarkan pada situs online lebih murah dibandingkan membeli langsung ke kantor tour and travel. Meskipun perbedaan harga tidak terlalu besar.

“Misalnya di kita Rp 800 ribu, pesan online bisa Rp 750 ribu. Kami juga tidak tahu kenapa seperti itu,” jelasnya.

Sementara pilihan maskapai masih didominasi Lion Air. Hal tersebut dikarenakan waktu penerbangan Lion Air lebih banyak dibandingkan maskapai lainnya. Aryani melanjutkan, hingga saat ini belum ada overbook tiket. Hal tersebut dikarenakan banyak juga masyarakat yang melakukan cancel setelah melihat harga tiket yang naik.

Dia memperkirakan, harga tiket sudah akan turun turun pada saat hari H lebaran Idul Fitri. Pada saat itu masyarakat akan mendapatkan harga promo, bahkan hingga diskon. Putu mengatakan jika hingga hari H Lebaran, banyak masyarakat yang memesan tiket pulang mudik.

“Justru banyak juga yang memilih pulang pada hari H, karena jauh lebih murah,” tandasnya. (fer/nur/r8)

Komentar

Komentar

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.