Utang Luar Negeri PDAM Sumbawa Sudah Dilunasi Sejak 2014 | SUARANTB.com

Utang Luar Negeri PDAM Sumbawa Sudah Dilunasi Sejak 2014 | SUARANTB.com

Sumbawa Besar (Suara NTB) – PDAM Sumbawa sudah melunasi hutang Luar Negeri (LN) yang dipinjamkan sejak belasan tahun lalu. Dana dengan nilai miliaran rupiah untuk penyertaan modal tersebut, dibayarkan secara bertahap dengan pembayaran terakhir pada tahun 2014 lalu.

Kabag Umum PDAM Sumbawa, Indra Alamsyah yang didampingi Satuan Pengawas Intern (SPI), Aidin Prabujaya mengakui sudah dilakukannya pelunasan utang luar negeri tersebut. Dana untuk penyertaan modal pemda tersebut pelunasannya dilakukan beberapa kali dari tahun 2013 hingga tahun 2014. Di tahun 2013 dibayarkan pada tanggal 2 Agustus Rp1.433.178.693, pada 4 Oktober, Rp19.629.277 dan pada 18 November Rp41.000.000. Terakhir pembayaran pada tanggal 28 Mei 2014 Rp332.599.194.

“Pokoknya Rp1,5 miliar lebih dengan Bunga Rp300 juta menjadi Rp1,8 miliar lebih. Tahun 2013 dan tahun 2014 kita bayar dan kita kasih lunas. Pelunasannya itu adalah dana penyertaan modal pemerintah daerah. Pertama pembayaran sekitar Rp1,4 miliar lebih dan terakhir yang Rp332 juta lebih kita bayar di Balai Lelang Bima,” ujarnya kepada Suara NTB, Rabu (11/7).

Menurutnya, saat itu satu-satunya PDAM di NTB yang melunasi hutang Luar Negeri adalah PDAM Sumbawa. Setelah pihaknya melakukan pelunasan, baru keluar keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk membebaskan seluruh PDAM yang ada di Indonesia, dihapuskan hutangnya baik pokok, bunga ataupun non pokok.

“Setelah kita melunasi, ada wacana untuk penghapusan hutang PDAM di seluruh Indonesia. Kalau tidak salah, 14 triliun total semuanya se-Indonesia,” terangnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya belum menerima berita acara pelunasan dari Kemenkeu. Dimana surat berita acara tersebut diakuinya tidak serta merta diberikan. Meskipun demikian, pihaknya sudah menyimpan bukti pelunasan sejak pembayaran terakhir. Bahkan pihaknya juga tetap mengikuti rapat konsolidasi setiap enam bulan sekali di Kantor perbendaharaan Umum Negara di Mataram.

“Kami tetap update data setiap enam bulan sekali. Bukti pembayaran sejak terakhir juga sudah komplet,” pungkasnya. (ind)

Source link

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.